Mei, 2021

now browsing by month

 

Konspirasi Kematian Marilyn Monroe Penuh Misteri

Marilyn Monroe adalah seorang pemeran, model dan penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat. Dikenal karena perannya sebagai karakter jenaka “si pirang yang bodoh”, ia menjadi salah satu simbol seks terpopuler pada 1950-an dan awal 1960-an dan menjadi lambang perubahan sikap terhadap seksualitas pada era tersebut.

Konspirasi Kematian Marilyn Monroe Penuh Misteri

Pada 5 Agustus 1962, Marilyn Monroe ditemukan sudah tak bernyawa dalam posisi terbaring telanjang, menghadap ke bawah di tempat tidurnya dengan gagang telepon di tangan dan sebotol Nembutal kosong di sebelahnya. Kematian Marilyn Monroe menyimpan sejuta misteri, yang akan kita bahas lebih lenjut di bawah ini!

Misteri Kematian Marilyn Monroe Yang Tidak Pernah Terpercahkan

Misteri Kematian Marilyn Monroe Yang Tidak Pernah Terpercahkan

Artis yang penuh dengan talenta, bahkan orang-orang yang belum pernah melihat film Marilyn Monroe pun mengenalinya. Penyebab kematiannya di usia 36 tahun itu resmi karena kemungkinan bunuh diri. Namun, anehnya muncul berbagai dugaan baru tentang bagaimana ia meninggal dunia. Berikut informasinya:

  • Dibunuh Keluarga Kennedy

Sebelum kematiannya, Marilyn Monroe sempat tampil di acara ulang tahun Presiden John F Kennedy yang ke-45 pada 19 Mei 1962 di Madison Square Garden. Saat itu, ia menyanyikan lagu fenomenal “Happy Birthday President”. Adik kandung John F Kennedy, Jaksa Agung AS Robert F Kennedy dikaitkan terlibat dalam beberapa konspirasi pembunuhan Monroe.

  • Dibunuh Mafia

Teori lain mengatakan bahwa peretas kawat terkenal, Bernard Spindel, telah menyadap kediaman Marilyn Monroe atas perintah Jimmy Hoffa, alias Sam Giancana, yang merupakan bos mafia terkenal di AS pada era 1960-an.

Hasil sadapannya, memperlihatkan bahwa Robert Kennedy sedang berada di San Francisco. Ditunjukan juga Robert Kennedy dan Monroe terlibat adu mulut di malam si aktris cantik tersebut meninggal dunia. Namun yang disayangkan, rekaman itu telah disita dan dihancurkan pada tahun 1966.

  • Bunuh Diri

Karena saat ditemukan kematiannya sudah berada didalam kamar nya dalam keadaan telanjang dan terdapat banyak obat terlarang. Laporan koroner menyatakan bahwa kematian Monroe disebabkan oleh overdosis 47 kapsul Nembutal secara besar-besaran, tetapi tidak ada jejak obat di perutnya, atau bukti dia minum tablet secara oral.

  • Kematian yang di Rekayasa

Tak sedikit yang menganggap kematian Monroe hanyalah kebohongan semata. Banyak dari penganut teori konspirasi percaya bahwa kematian Monroe saat itu adalah sebuah rekayasa. Banyak yang percaya, sebenarnya Marilyn Monroe tidaklah mati melainkan dikirim ke institusi mental di Kanada. Hal ini dikarenakan masa sulit yang dialaminya setelah mendapat ancaman kematian. Ia diduga menetap di pusat kesehatan mental tersebut kurang lebih selama 20 tahun.